a letter to my brother


hai kawan...
apa kabarmu saudara...

disini kami baik-baik saja
bahkan lebih baik
semuanya...

ya mungkin kami tidak bersama seperti dulu lagi
saat kau masih bersama kami

tapi kami terus maju, karena kami harus maju..
harus lebih baik

oh ya kawan...
kemarin, semuanya menjadi baru. saudara baru sudah hadir diantara kami..
ya, kemarin adalah saat-saat yang paling berkesan buat kita bukan..

karena hari itu, api yang dulu padam sebelum sempat kusaksikan
kini telah berkobar kembali
ya, kobarannya sangat besar
dan sangatlah hangat
api yang berkobar itu kini membawa semangat, bukan lagi penyesalan
dan saat aku berjalan meninggalkan api itu
kau tahu kawan,

api itu masih berkobar....
ya...
masih berkobar, tidaklah pernah padam

kemarin, semua orang tertawa, bahagia...
dan saat pagi hari mereka bangun, dengan selubung jaket itu
mereka akan berbahagia
Syukurlah...
matahari kala itu datang dengan tersenyum
tanpa tangis lagi
tidak ada air mata yang jatuh...

semua itu berkatmu kawan
bukan karena suaramu
bukan karena tinjumu

hanya karena jiwamu
semangatmu
dan kerelaanmu...

semua itu berkatmu...

baiklah-baiklah kau disana

dan

maafkan aku kawan...

maafkan aku...

0 komentar: